Mematri Tembaga: Panduan Pemula

Pemateri Manifold Tembaga

Brazing adalah proses penyambungan yang menggunakan bahan pengisi untuk mengikat dua atau lebih potongan logam menjadi satu. Ini biasanya digunakan dalam industri pipa dan HVAC untuk menyambung pipa dan perlengkapan tembaga. Mematri adalah metode penyambungan tembaga yang andal dan tahan lama, dan dapat dilakukan dengan beberapa alat dan teknik sederhana.

Salah satu langkah terpenting dalam mematri tembaga adalah menyiapkan sambungan. Sambungan harus bersih dan bebas dari kotoran, minyak, atau kontaminan lainnya yang dapat menghalangi bahan pemateri untuk merekat dengan baik. Kedua keping tembaga tersebut harus dipasang dengan erat, tanpa ada celah atau celah di antara keduanya. Setelah sambungan siap, bahan brazing dapat diaplikasikan.

Ada beberapa jenis bahan mematri yang dapat digunakan untuk menyambung tembaga, termasuk solder perak, kuningan, dan paduan tembaga-fosfor. Setiap jenis bahan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan pilihan bahan akan bergantung pada aplikasi spesifiknya. Dengan alat dan teknik yang tepat, siapa pun dapat mempelajari cara mematri tembaga dan membuat sambungan yang kuat dan andal yang akan bertahan selama bertahun-tahun yang akan datang.

Tindakan pengamanan

Pematrian tembaga melibatkan penggunaan suhu tinggi dan gas berbahaya, jadi penting untuk mengambil tindakan pencegahan keselamatan untuk menghindari cedera atau paparan bahan berbahaya. Berikut beberapa tip keselamatan yang perlu diingat:

  • Bekerjalah di tempat yang berventilasi baik untuk menghindari menghirup asap dan gas. Gunakan kipas ventilasi dan penutup knalpot untuk membuang semua asap dan gas dari tempat kerja, serta gunakan respirator yang disuplai udara sesuai kebutuhan.
  • Kenakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai, seperti kacamata pengaman, sarung tangan, dan pakaian tahan panas, untuk melindungi dari luka bakar dan bahaya lainnya.
  • Hindari menyentuh permukaan atau bahan panas dengan kulit telanjang. Gunakan penjepit, tang, atau alat lain untuk menangani benda panas.
  • Simpan alat pemadam api di dekat Anda jika terjadi kebakaran yang tidak disengaja.
  • Simpan bahan brazing, seperti fluks dan logam pengisi, di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan api.

Dengan mengikuti tindakan pencegahan keselamatan ini, Anda dapat meminimalkan risiko cedera atau paparan bahan berbahaya saat mematri tembaga.

Persiapan

Sebelum memulai proses mematri, penting untuk menyiapkan potongan tembaga dengan benar untuk memastikan ikatan yang kuat dan tahan lama. Bagian ini akan membahas dua langkah utama persiapan: membersihkan potongan tembaga dan memilih batang mematri yang tepat.

Bersihkan Potongan Tembaga

Salah satu langkah terpenting dalam mempersiapkan tembaga untuk mematri adalah memastikan permukaan yang akan disambung bersih dan bebas dari kotoran, minyak, atau kontaminan lainnya. Kegagalan membersihkan potongan tembaga dengan benar dapat mengakibatkan lemahnya ikatan atau bahkan kegagalan total pada sambungan.

Ada beberapa cara untuk membersihkan tembaga, antara lain menggunakan sikat kawat, amplas, atau pembersih kimia. Metode yang dipilih akan bergantung pada ukuran dan bentuk potongan tembaga, serta kontaminan spesifik yang ada.

Penting untuk diperhatikan bahwa tembaga teroksidasi dengan cepat saat terkena udara, membentuk lapisan oksida tembaga di permukaan. Lapisan ini harus dihilangkan sebelum disolder, karena dapat mengganggu proses pengikatan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan sikat kawat atau amplas, atau dengan menggunakan pembersih kimia yang dirancang khusus untuk menghilangkan oksida tembaga.

Pilih Batang Pemateri yang Tepat

Memilih batang mematri yang tepat sangat penting untuk keberhasilan proses mematri. Jenis batang mematri yang dipilih akan bergantung pada aplikasi spesifik dan sifat tembaga yang disambung.

Beberapa jenis batang mematri yang umum untuk tembaga mencakup batang berbahan dasar perak, yang menawarkan kekuatan tinggi dan ketahanan korosi yang baik, dan batang berbahan dasar kuningan, yang lebih ekonomis namun mungkin tidak sekuat atau tahan korosi seperti batang berbahan dasar perak.

Penting untuk memilih batang mematri yang kompatibel dengan tembaga yang akan disambung, serta logam lain yang mungkin ada. Selain itu, batang mematri harus dipilih berdasarkan aplikasi spesifiknya, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti suhu, tekanan, dan lingkungan di mana sambungan akan digunakan.

Proses Pematrian

Pematrian tembaga melibatkan pemanasan potongan logam yang akan disambung hingga suhu tepat di bawah titik leleh tembaga. Proses mematri menggunakan logam pengisi, biasanya paduan tembaga, dengan titik leleh lebih rendah dibandingkan logam dasar. Logam pengisi dipanaskan hingga meleleh dan mengalir ke dalam sambungan, menciptakan ikatan permanen yang kuat antara kedua potongan tembaga.

Nyalakan Obor

Langkah pertama dalam proses mematri adalah menyalakan obor. Obor dengan api netral direkomendasikan untuk mematri tembaga. Nyala api harus disesuaikan dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran sambungan yang dibrazing. Obor harus dipegang pada sudut 45 derajat terhadap sambungan, dengan api diarahkan ke sambungan.

Panaskan Sendi

Langkah selanjutnya adalah memanaskan sambungan. Obor harus digerakkan maju mundur sepanjang sambungan, memanaskan kedua potongan tembaga secara merata. Tembaga harus dipanaskan hingga berada tepat di bawah titik leleh. Fluks harus diterapkan pada sambungan untuk mencegah oksidasi dan memastikan sambungan bersih. Fluks juga akan membantu aliran logam pengisi ke dalam sambungan.

Oleskan Batang Pematri

Setelah sambungan dipanaskan, batang mematri harus dipasang pada sambungan. Batang mematri harus dipanaskan dengan obor sampai meleleh dan mengalir ke dalam sambungan. Batang mematri harus diaplikasikan secara merata pada sambungan, mengisi celah antara dua potong tembaga. Batang pematri harus dipasang sampai sambungan terisi penuh dengan logam pengisi.

Biarkan Sendi Menjadi Dingin

Setelah sambungan diisi dengan batang mematri, obor harus dilepas dan sambungan dibiarkan dingin. Sambungan harus dibiarkan tidak terganggu sampai benar-benar dingin. Setelah sambungan mendingin, sambungan harus dibersihkan dengan sikat kawat untuk menghilangkan sisa fluks.

Pasca Pematrian

Setelah mematri, penting untuk melakukan aktivitas pasca mematri untuk memastikan sambungan kuat dan aman. Ada dua kegiatan utama yang perlu dilakukan: membersihkan sambungan dan memeriksa sambungan.

Bersihkan Sendi

Setelah mematri, akan ada sisa fluks dan kotoran lainnya pada sambungan. Penting untuk menghilangkan kotoran ini untuk memastikan sambungannya kuat dan aman. Ada beberapa metode untuk membersihkan sambungan:

  • Gunakan sikat kawat untuk menghilangkan sisa fluks dan kotoran lainnya dari sambungan.
  • Gunakan pembersih kimia untuk menghilangkan sisa kotoran dari sambungan.
  • Gunakan amplas untuk menghaluskan tepi kasar pada sambungan.

Periksa Sambungannya

Setelah membersihkan sambungan, penting untuk memeriksanya untuk memastikan tidak ada cacat atau retak. Ada beberapa metode untuk memeriksa sambungan:

  • Inspeksi visual: Periksa sambungan untuk memastikan sambungannya mulus dan tidak ada cacat atau retakan yang terlihat.
  • Pemeriksaan penetran pewarna: Oleskan pewarna pada sambungan lalu bersihkan. Jika ada cacat atau retak, pewarna akan tetap berada di area tersebut.
  • Inspeksi sinar-X: Gunakan mesin sinar-X untuk memeriksa sambungan apakah ada cacat atau retakan.

Melakukan aktivitas pasca braze penting untuk memastikan sambungan kuat dan aman. Dengan membersihkan dan memeriksa sambungan, segala cacat atau retakan dapat diidentifikasi dan diperbaiki sebelum menjadi masalah.

Kesimpulan

Mematri tembaga adalah cara yang andal dan efektif untuk menyatukan dua keping tembaga. Ini menciptakan ikatan yang kuat antara kedua bahan tanpa harus menggunakan pengelasan atau penyolderan, yang memerlukan lebih banyak pengalaman dan peralatan khusus daripada yang diperlukan untuk mematri.

Saat mematri tembaga, penting untuk menggunakan logam pengisi paduan perak yang sesuai seperti batang/kabel/pasta/bubuk paduan perak kelas H4 atau H5. Selain itu, kedua permukaan harus dibersihkan secara menyeluruh untuk memastikan ikatan yang kuat.

Logam pengisi mematri tembaga-fosfor banyak digunakan dalam mematri tembaga dan paduan tembaga karena kinerja teknologinya yang menguntungkan dan efektivitas biaya. Fosfor memiliki dua fungsi dalam tembaga: Pertama, menurunkan titik leleh tembaga secara signifikan. Kedua, ia bertindak sebagai fluks penyolderan sendiri selama mematri di udara.

Empat proses yang perlu dipertimbangkan saat menggabungkan tembaga dan paduan tembaga adalah kopling mekanis, pengelasan, penyolderan, dan pematrian. Mematri cocok untuk bagian-bagian kecil dan ketika diperlukan kekuatan sambungan yang tinggi.

Kirim Pertanyaan Anda Sekarang

Membagikan:

Facebook
Twitter
LinkedIn
Tanda

Tanda

Spesialis Mesin Brazing Otomatis dan Aksesoris Pendingin

Pos terkait

Kirim Pertanyaan Anda Sekarang